Dampak Buruk Media Sosial Pada Remaja

  Dampak Buruk Media Sosial Pada Remaja- Kemajuan teknologi telah menjadi berkah bagi manusia, dan saat ini komputer dan handphone telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Internet juga merupakan bagian dari teknologi yang menjadi kebutuhan kita. Pada dasarnya, di zaman sekarang ini, internetlah yang membuat semua hal menjadi mudah.

Media Sosial



Menurut dari Informasi TerkiniMedia sosial adalah bagian dari internet yang telah menjadi cara yang lebih mudah bagi orang agar dapat berinteraksi. Saat ini, tidak semua orang tua mengetahui dampak negatif media sosial terhadap anak-anak mereka. Bahkan tidak sedikit dari mereka hanya melihat dampak baiknya saja.

Namun, remaja saat ini telah menggunakan media sosial sedemikian rupa sehingga jika tidak dipantau atau dibatasi, akan menjadi efek buruk yang sangat parah bagi kehidupan mereka. Jadi, penting sekali mengetahui dampak buruk media sosial yang akan terjadi bagi remaja.  Berikut ini adalah dampak buruk media sosial terhadap remaja:

Apa Saja Dampak Media Sosial yang Dapat Mempengaruhi Remaja? 

Depresi

Ketika seorang remaja dibuat merasa rendah diri dari teman-temannya di media sosial, mereka ingin menonjol dan diterima oleh teman-teman di media sosial. Jika tidak bisa bergabung dengan mereka maka dia akan merasa dirinya rendah karna ia tidak mampu bergaul dengan mereka. Itulah yang mendorong remaja akhirnya mengalami gangguan emosional atau depresi.

Kecemasan

Mereka lebih ingin tahu tentang apa yang dilakukan orang lain daripada menghabiskan waktu untuk diri sendiri. Sementara mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial menjadi korban depresi dan kecemasan. Oleh karena itu, maka disarankan bagi pengguna media sosial untuk menghabiskan hanya setengah jam per hari daripada membuang-buang waktu sepanjang hari.

Baca Juga : https://www.pleasesoftware.com/2020/11/cara-menggunakan-media-sosial-dengan.html

Menguntit

Ponsel pintar dapat memiliki fungsi untuk saling bertukar informasi dengan orang lain. Mereka sering membagikan aktifitas sehari-harinya di media sosial melalui update status atau live streaming. Kebiasaan ini tidak hanya menjadi kecanduan, tetapi juga membuat mereka hiperaktif karena selalu mencari update terbaru dari teman-temannya. Mereka memeriksa setiap pemberitahuan dan peringatan untuk menanggapi karena mereka percaya bahwa menanggapi tepat waktu itu perlu.

Tina Farida
Hi, I'm Tina Farida. You can call me Tina. I have a hobby of writing and reading.

Related Posts

Subscribe Our Newsletter